Elevasi.com – ​Startup yang memberikan layanan pengiriman makanan sudah cukup banyak. Di Indonesia misalnya, ada Food Panda, Go-Food, GrabFood, dan masih banyak lagi. Namun, startup-startup tersebut didirikan murni untuk tujuan bisnis. Hal yang berbeda dilakukan oleh sebuah startup delivery makanan dari New York bernama Sharebite. 

Startup ini tidak melulu bertujuan untuk bisnis. Mereka juga memiliki tujuan yang mulia, menyisihkan sebagian pendapatan dan selanjutnya digunakan untuk memberi makan anak-anak yang kelaparan. Bahkan, co-founder Sharebite, Mohsin Memon serta Ahsen Saber baru saja meluncurkan misi sejuta makanan.

Ahsen Saber, (kiri), dan Mohsin Memon (kanan)
Ahsen Saber, (kiri), dan Mohsin Memon (kanan)

Dengan tujuan seperti itu, Mohsin mengaku kalau Sharebite berjalan dengan pola bisnis yang berbeda jika dibandingkan dengan para kompetitornya. Mereka tidak menghabiskan banyak dana untuk sarana marketing, tapi lebih mengandalkan pembicaraan mulut ke mulut. Dan ini cukup efektif, terbukti dengan keberadaan para milenial yang menjadi member Sharebite.

Mohsin seperti dikutip dari The Muslim Vibe mengatakan, pihaknya berkeinginan untuk mendonasikan lima makanan untuk setiap order yang dilakukan via aplikasi Sharebit. Mohsin pun mengaku optimis bisa menyelesaikan target tersebut. Terlebih, bisnis makanan di Kota New York sangat potensial.

Di New York, setidaknya terdapat order untuk mengirimkan makanan mencapai 300 ribu per hari. Kalau Sharebite bisa sedikit memiliki porsi dari jumlah order sebanyak itu, mereka akan bisa memberikan dampak yang besar untuk mengurangi tingkat kelaparan anak-anak di New York. Terlebih, saat ini terdapat 1,4 juta orang di New York yang sehari-harinya kelaparan. Termasuk di antaranya adalah anak-anak.

Sebelumnya, mereka memiliki target serupa tapi hanya mendonasikan satu porsi makanan untuk setiap order yang ada. Dan, donasi dilakukan melalui CityHarvest – LSM yang berperan memerangi kelaparan untuk anak-anak di New York City. Dalam penyebaran makanannnya, sepenuhnya dilakukan oleh CityHarvest yang memiliki jaringan dan info lebih lengkap terkait data anak-anak kelaparan di New York.

Sharebite pun telah memperluas jaringannya untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Saat ini, lebih dari 2000 restoran telah bekerjasama dengan mereka. “Kami masih kecil, namun akan berkembang dengan pesat sejak peluncuran website,” ujar Mohsin.

Mohsin mengatakan kalau setiap restoran akan memberikan komisi sebesar 10 hingga 15 persen. Di sisi lain, CityHarvest membutuhkan dana sebesar 23 sen untuk satu porsi makanan. Maka, untuk lima porsi makanan, Sharebite akan meluangkan dana sebesar US$1,15.


 Sumber : TechnoMuslim